Mengenal 7 Ulama Qira’ah Saba’Ah

download(1)

Membaca Al-Quran bukan hal yang asing bagi kita, karena Al-Quran adalah penyejuk hati umat islam. Kita perlu mengetahui, cara membaca Al-Quran tidak terbatasi dengan qiraah yang kita baca, banyak qiraah yang lain yang mu’tabar yang bisa diaplikasikan dalam tilawatil qur’an..

Qiraah Sab’ah bagi kaum awam mungkin agak terdengar asing, tapi untuk orang-orang yang berkecimpung dalam ilmu keagamaan, ini adalah hal lumrah dan diketahui. Lantas siapa sajakah Imam-imam Qiraah Sab’ah?

1.Imam Nafi’
Nama lengkapnya ialah Nafi’bin Abdurrahman bin Abu Nu’aim al- Laitsiy, beliau lahir di kota Isfahan pada tahun 70 H. sejak muda ia telah menekuni AlQur’an Setelah dewasa Imam Nafi’ pergi ke kota Madinah dan menetap di sana hingga wafat pada tahun 169 H. selama kurang lebih 70 tahun imam Nafi’ menjadi guru Qiraat di kota Madinah.

Di antara salah satu gurunya yang banyak itu terdapat Abdurrahman bin Hurmuz, Abdurrahman dari Abdullah bin Abbas, Abdullah dari Ubay bin Ka’ab, dan Ubay dari Rasulullah saw. Perawi-perawinya yang masyhur ialah Qalun Abu Musa Isa bin Mina dan WarasyAbu Sai’d Utsman bin Sa’id.

2.Ibnu Katsir
Nama lengkapnya adalah Abdullah bin Katsir. Ia lahir dan wafat di kota Mekkah. Lahir pada tahun 45 H dan wafat pada tahun 120 H. Adapun sanad bacaanya adalah dari sahabat Ubay bin Ka’ab dan Umar bin Khattab dan kedua sahabat tersebut dari Rasulullah saw. Perawi-perawinya yang masyhur ialah Ahmad bin Muhammad bin Abdullah bin al-Qasim yang terkenal dengan Bazzy dan Muhammad bin Abdurrahman bin Muhammad alMakhzumi yang terkenal dengan julukan Qunbul.

3.Abu Amr
Nama lengkapnya adalah Zabban bin Ala’ bin Ammar. Ia lahir di kota Mekkah pada tahun 68 H. imam Abu Amr kemudian merantau ke daerah dan mengajar Al-Qur’an di sana. Setelah itu pindah ke Kufah hingga wafatnya pada tahun 154 H. Adapun sanadnya yang dimiliki Abu Amr adalah sebagai berikut, ia membaca dari beberapa guru diantaranya Abu Jafar Yazid bin Qa’qa’ dan Hasan al-Bashri, Hasan membaca dari Khuthun Abu Aliyah.

Abu Aliyah mendapat bacaan dari Umar bin Khattab dan Ubay bin Ka’ab. Kemudian kedua sahabat ini mendapat bacaan dari Rasulullah saw. Perawi-perawinya yang masyhur ialah Abu Amr Hafs bin Umar bin Abdul Azis yang populer dengan julukan Ad-Dury, dan Abu Syuaib Shaleh bin Ziyad bin Abdullah bin As-Susy

4.Ibnu Amir
Nama lengkapnya adalah Abdullah bin Amir Al-Yahsabi. Lahir pada tahun 28 H dan wafat pada tahun 118 H di Damaskus. Sebagai tabi’in, sanad bacaan Imam Ibnu Amir hanya berselang dengan seorang sahabat dari Rasulullah saw yaitu dari Utsman bin Affan dan Utsman menerima bacaan dari Rasulullah. Perawinya-perawinya yang masyhur ialah Hisyam bin Amir ad- Dimasyqi dan Abu Amr Abdullah bin Ahmad bin Basyir bin Zakwan.

5.Ashim
Nama lengkapnya adalah Abu Bakar bin Abu Nujud al-Asadiy. Ia merupakan maha guru Qiraat di kufah dan wafat disana pad tahun 127 H. Imam Ashim memiliki sanad bacaan sebagai berikut, ia membaca dari Abdurrahman Abdullah bin Ubaib as-Sulami, Abdurrahman menbaca dari Abdullah bin Mas’ud, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Ubay bin Ka’ab dan Zaid bin Tsabit. Dan para sahabat tersebut menerima dari Rasulullah. Perawi-perawinya yang masyhur ialah Abu Bakar Syu’bah bin Iyasy bin Salim al-Asadiy dan Abu Umar Hafs bin Sulaiman bin Maghirah.

6.Hamzah
Nama lengkapnya Abu Umamah Hamzah bin Hubaib az-Ziyat Rabi’ at-Taimy. Ia lahir di kota Kufah pada tahun 80 H juga wafat di kota Kufah pada tahun 156 H. Sanad yang memiliki Imam Hamzah adalah sebagi berikut, ia menerima dari Qiraat dari Abu Muhammad bin Sulaiman bin Marhan al-A’masyi.

Al-A’masyi membawa dari Abu Muhammad Yahya al-Asady, Yahya menerima dari AlQamah bin Qais dan Al-Qamah belajar dari sahabat Rasulullah Abdullah bin Ma’ud kemudian Ibnu Mas’ud ini menerima dari Rasulullah saw. Dua perawinya antara lain yaitu Abu Muhammad Khalaf bin Hisyam al-Bazzaz dan Abu Isa Khallad bin Khalid as-Sayrafi.

7. Ali al-Kisa’i
Nama lengkapnya adalah Abu Hasan Ali bin Hamzah Al-Kisa’i. ia lahir, mengajar, dan wafat di kota Kufah, wafat tahun 189 H. Dua perawinya yang masyhur adalah Abu Harits al-Laits bin Khalid al-Baghdady dan Dury.

Kemudian timbul lagi qiraat yang lain, yang qari-qarinya adalah:

A. Abu Muhammad Ya’kub bin Ishaq
Al-Hadhrami,

meninggal di Basharah tahun 225 H. perawi- perawinya yang termasyhur ialah Ruwais Muhammad bin al-Mutawakkil dan Rauf bin Abdul Hakim.

B. Abu Muhammad Khalaf bin Hisyam,

meninggal di Kufah tahun 229 H. perawi-perawinya yang termasyhur ialah Ishaq Al-Warraq dan Idris Al-Madda.

C. Abu Ja’far Yazid bin Al-Qa’qa’ Al Makhzumi,

meninggal di Madinah tahun 230 H. perawi- perawinya yang termasyhur ialah Ibnu Wardan dan Ibnu Jammaz. Dengan tambahan yang tiga ini, qiraah menjadi sepuluh dan disebut “Qiraah Sepuluh”

Kemudian timbul lagi empat qiraah yang lain pula, yang qari- qarinya
ialah

a. Muhammad bin Mahaishiz Al-Makki,
b. Al-A’masy Al-Kufi,
c. Al- Hasan Al-Bashri
d. Yahya Al-Yazidi.

Semuanya menjadi
“Qiraah Empat Belas”. Qiraah yang tujuh adalah qiraat yang mutawatir (yang diriwayatkan oleh perawi-perawi yang banyak). Ulama berbeda pendapat mengenai, yang manakah Qiraah Syadz?, Sebagian ulama berpendapat, Qiraah Syaz adalah qiraah yang diluar qiraah sepuluh dan sebagian ulama mengatakan qiraah syadz adalah qiraah yang diluar qiraah tujuh, dan berpendapat dengan pendapat ini oleh ulama ushul, satu jamah dari fuqaha’, termasuk di dalamnya adalah imam Nawawi.

Qiraah syazd diharamkan membacanya, baik di dalam shalat maupun di luar shalat karena qiraah syadz bukanlah Alquran. Dan bila kita membacanya dalam shalat dengan sengaja dan mengetahui haramnya, maka shalat kita tersebut batal bila qiraah syadz tersebut mengubah makna, mengurangi huruf atau menambahkan huruf.

~ Articel menarik lainnya

Iklan

Kunjungan balik ke blog sobat yang berkomentar sudah barang tentu !!! Terima Kasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s